Senin, 17 Juli 2017

Penting! Bahasa Tubuh Bayi Kucing Yang Harus Anda Ketahui

Bagi Anda para pecinta binatang peliharaan, tentu kucing termasuk dalam pilihan nomer satu ketika memilih hewan peliharaan. Dengan bentuk tubuh yang serupa dengan anak macan kecil yang nakal, manja nan menggemaskan serta tingkahnya yang selalu saja punya ulah baru untuk membuat pemiliknya gemes melihat gerakannya terlebih lagi jika melihat bayi-bayi kucing yang sedang bermain bersama, rasanya tak ingin memalingkan pandangan dari tingkah mereka. Tak kalah juga ekspresinya yang lucu serta badannya yang gembul dan berbulu lebat selalu membuat pemiliknya dihantui rasa kangen ketika pergi jauh meninggalkan rumah.

https://d1v0av1f1ipsf4.cloudfront.net/curation/wp-content/uploads/2016/08/25172004/shutterstock_133988108.jpg

Namun terkadang pemilik dibingungkan dengan gerak-gerik kucing yang memiliki arti tertentu. Seringkali si kucing kecil ngeang-ngeong sambil menggesekkan badannya di kaki Anda, namun Anda tidak faham dengan apa yang diinginkan anak kucing ini. Karena itulah memahami bahasa tubuh bayi kucing amat sangatlah penting untuk diketahui.

Tapi tenang saja, Anda tak perlu untuk kursus berbahasa kucing ataupun mengkursuskan kucing Anda berbahasa Indonesia karena kucing yang bisa berbicara selayaknya manusia hanya ada dalam sebuah film. Yang Anda perlukan adalah memahami bahasa tubuh bayi kucing sebab kita bisa mengerti apa yang diinginkannya dengan melihat gerak-gerik si gembul lucu ini.

1. Ekor Anak Kucing Tegak Ke Atas Dan Sedikit Melengkung
Gerakan dengan ekor keatas dengan ujung ekor yang melengkung serta badan yang tegap dengan telinga yang mengarah ke depan. Biasanya kucing melakukan gerakan semacam itu ketika dari jauh sudah melihat Anda lalu tiba-tiba sang anak kucing akan berlari-lari kecil berebutan mendekati Anda. Tandanya bahwa sang anak kucing sudah tidak takut dengan Anda dan ingin Anda memanjakannya dengan mengelus-elusnya serta mengajaknya bermain. tapi perlu diingat juga jangan sampai kelewatan, nanti malah si anak kucing merasa terganggu dan mencakar anggota badan Anda.

2. Anak Kucing Menggesek-Gesekan Badannya
Jika anak kucing menggesek-gesekkan tubuhnya ke kaki Anda sambil ngeong-ngeong tandanya dia kangen sama Anda karena sang Anak kucing sudah menganggap Anda sebagai anggota “keluarganya”. Perilaku semacam ini bertujuan agar bau tubuhnya menyebar di tubuh Anda, dengan begitu dia akan mudah mengenalimu dari baunya.

3. Mengeong-Ngeong Dengan Nada Tinggi
Biasanya anak kucing yang mengeong-ngeong dengan nada tinggi dan panjang berarti dia lagi kelaparan dan ingin segera makan. Hal ini sangat berbeda dengan anjing yang langsung menggigit wadah makanannnya lalu membawanya ke samping Anda. Tapi si anak kucing dan kucing dewasa hanya memberikan isyarat dengan mengeong-ngeong sambil duduk di depan Anda. Maka segera berikan makanan kucing supaya dia berheni mengeong.

4. Tiduran Sambil Mengipas-Kipaskan Ekornya
Anda pernah melihat anak kucing tiduran sambil mengipas-kipaskan ekornya ke kanan dan ke kiri sambil memberikan tatapan yang malas, itu tandanya sang anak kucing lagi ga mau diganggu dan kepengen santai tidur-tiduran sambil bermalas-malasan. Perlu Anda ketahui juga sebenarnya kucing adalah binatang yang sangat malas, kerjannya hanya makan, tidur main dan pup, udah hanya berotasi pada itu saja.

5. Menegakkan Ekornya Dan Bulu Ekornya
Ketika kucing dalam mode menegakkan ekor dan bulu ekornya serta membungkukkan badannya tandanya dia lagi marah karena beberapa hal. Biasanya karena ekornya tidak sengaja terinjak oleh kaki Anda atau sedang main cakar-cakaran dengan “teman sebayanya” yang tentunya sesama anak kucing.

6. Telinga Anak Kucing Mengarah Kedepan
Terkadang tingkah anak kucing dengan posisi ujung ekor yang bergerak-gerak sambil membungkukkan badan serta daun telinga yang mengarah ke depan berarti dia sedang melihat benda yang membuatnya tertarik dan ingin tahu. Semisal dia melihat ada gulungan benang wol yang Anda goyang-goyangkan di depannya tentu dia akan mendekatinya dan mencoba bermain dengan kakinya untuk menggerakkan gulungan wol. Perlu diketahui pula bahwa taak hanya anak manusia saja yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, anak kucing pun begitu.

7. Menggesekkan Dagu Dan Menjilat
Yang sering kita temui biasanya kucing mendekati anggota tubuh Anda dan menciumnya dengan hidung yang agak basah serta menggesakkan dahinya dan menjilatimu, itu tandanya sang anak kucing sangat menyukai Anda dan sudah menganngap Anda 100% sebagai anggota “keluarganya”. Congratulation! sang anak kucing sudah terpikat dengan kebaikan Anda.

Sekian pembahasan tentang bahasa tubuh bayi kucing, memahami apa yang disampaikan oleh teman kecil Anda tentunya akan mempermudah Anda akrab dengannya. Cara diatas tentu sangat mudah dipahami. Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk memahami apa yang dipikirkan oleh sang anak kucing. Selamat Mencoba.

Tidak ada komentar:
Write komentar