Sunday, 24 June 2018

Pengaruh Positif Bermain terhadap Tumbuh Kembang Anak

Pengaruh positif tumbuh kembang anak
Proses tumbuh kembang anak merupakan sebuah perjalanan yang menyenangkan bagi anak dan orang tua. Mengiringi anak tumbuh dan berkembang dengan baik menjadi sebuah kesempatan yang sangat berharga bagi semua orang tua di dunia ini. Tentu tak ada satupun orang tua yang ingin melewatkan proses perkembangan anak.

Proses pertumbuhan dan perkembangan setiap anak memang berbeda-beda. Banyak sekali hal yang akan mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan setiap anak. Selain asupan nutrisi makanan dan perhatian dari orang tua, proses ini juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas bermain anak.

Bermain ternyata tidak hanya aktivitas yang menyenangkan namun juga sangat bermanfaat. Saat bermain, anak mengalami proses bertumbuh dan berkembang. Karena itulah sebagai orang tua, anda perlu memberikan kebebasan kepada anak untuk bermain dan mengeksplorasi apa yang ada di sekitarnya.

Bagaimana Bermain bisa Berpengaruh pada Tumbuh Kembang Anak?

Berikut akan dibahas bagaimana bisa aktivitas bermain mempengaruhi proses anak dalam bertumbuh serta berkembang.

1. Melatih motorik

Sudah sangat jelas bahwa bermain akan sangat membantu perkembangan motorik anak. Dengan bermain menggunakan benda-benda di sekitarnya, kemampuan motorik anak akan semakin terasah. Semakin bervariasi permainan yang dilakukan maka semakin terlatih pula kemampuan motorik mereka.

Oleh karena itu, orang tua tidak perlu merasa terlalu cemas ketika anak bermain. Biarkan anak bermain dengan cara mereka sehingga kemampuan motorik akan terus berkembang.

2. Merangsang kecerdasan otak

Bermain tidak hanya memberikan kesenangan tapi juga bisa dijadikan sebagai media belajar. Ketika bermain, anak mendapatkan banyak pengetahuan baru. Mereka bisa mengenali barang-barang baru dan cara bermain yang mungkin sebelumnya tidak mereka ketahui.

Sebagai orang tua, anda bisa mengarahkan anak untuk melakukan permainan edukatif. Contohya seperti bermain menggunakan puzzle atau permainan lainnya yang merangsang anak untuk berpikir.

3. Melatih sosial anak

Bermain juga bisa membantu membentuk jiwa sosial anak. Biarkan anak bermain dengan teman-teman sebayanya. Bermain bersama teman akan membuat anak mengenal orang-orang di sekitarnya. Hal ini juga bisa membantu menumbuhkan rasa sayang dan kepedulian kepada orang lain.

4. Membentuk kepribadian

Agar anak memiliki kepribadian yang baik maka anda harus membentuknya sedini mungkin. Bermain bisa membantu membentuk kepribadian pada anak. Contohnya, permainan puzzle bisa melatih anak menjadi lebih sabar kemudian permainan fisik bisa melatih anak untuk berhati-hati.

Arahkan anak pada permainan yang bisa membentuk kepribadian positif. Membiarkan anak bermain dan bereksplorasi sendiri juga merupakan usaha untuk melatih anak agar menjadi lebih mandiri. Jangan terlalu mengekang anak dan biarkan anak menemukan cara bermain mereka sendiri. 

5. Pengenalan lingkungan 

Bermain juga menjadi satu cara untuk mengenalkan lingkungan sekitar kepada anak. Penting sekali bagi anak untuk mengenali lingkungan tempat ia tinggal. Anda bisa mengajak anak bermain di halaman rumah atau berjalan-jalan sore di sekitar rumah agar anak bisa mengenal lingkungan.

Biasanya proses pertumbuhan dan perkembangan sangat dihubungkan pada nutrisi makanan. Padahal ada banyak hal yang bisa ikut berpengaruh salah satunya adalah aktivitas bermain ini. Seringkali orang tua membatasi anak bermain karena khawatir padahal anda cukup mengawasi saja tanpa perlu membatasi dengan berlebihan.

Ketika anak dibiarkan bebas mengeksplorasi dan bermain, maka anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Proses tumbuh kembang anak akan menjadi semakin menyenangkan jika dilakukan dengan metode yang menyenangkan pula seperti bermain.

No comments:
Write comments