Friday, 27 July 2018

Penanganan Flu Pada Ibu Hamil Muda Paling Ampuh

Menangani Flu Untuk Ibu Hamil Muda
Influenza, atau biasa kita kenal dengan sebutan Flu, memang merupakan penyakit yang terkesan sepele. Padahal jika kita biarkan begitu saja, virus flu bisa berkembang menjadi penyakit yang lebih berbahaya. Virus flu memang bisa menyerang siapa saja, tidak terkecuali ibu hamil. Penanganan flu pada ibu hamil perlu penanganan yang lebih ekstra karena obat bisa berpengaruh pada janin yang di kandung. Ibu hamil harus lebih selektif dalam pemilihan obat flu untuk ibu hamil yang tepat agar tidak membahayakan ibu dan juga janin yang di kandungnya.

Daya tahan ibu hamil berbeda dengan daya tahan orang yang sedang tidak mengandung. Untuk itu, jika Virus flu telah menyerang ibu hamil, sebaiknya cepat ditangani. Cara ampuh yang utama adalah dengan mengonsultasikan kesehatan pada dokter spesialis agar bisa mendapatkan pencegahan atas berkembangnya virus flu yang dapat bermetamorfosis menjadi virus jenis lain dengan kekuatan daya serang pada tubuh lebih kuat di banding virus flu biasa.

Banyak ibu hamil menyepelekan virus flu yang menyerang, dan meminum obat-obatan untuk  mengatasi flu yang di jual bebas di pasaran tanpa mengetahui efek samping yang pastinya membuat kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan terancam. Seperti kita ketahui, jika obat umumnya mengandung beberapa macam penghilang nyeri, seperti anti nyeri, anti demam, dekongestan, antihistamin, pengencer dahak, dan anti batuk, serta pereda nyeri lainnya.

Padahal belum tentu flu yang diidap oleh ibu hamil mengalami nyeri lain selain pilek, jadi jangan sembarang mengonsumsi obat warung yang belum tentu aman kandungannya. Pastikan ibu telah berkonsultasi kepada dokter sebelum mengonsumsi obat flu untuk ibu hamil dan berada pada pengawasan dokter. Selain obat, ibu hamil juga harus beristirahat dengan cukup dan memakan makanan yang bergizi.

Dalam menangani flu saat hamil muda, selain mengonsumsi obat dari dokter, ibu hamil juga bisa mengobati flu dengan cara alami. Guna menghindari efek samping yang mungkin terjadi karena flu pada ibu hamil. Flu dapat menyebabkan risiko komplikasi yang lebih tinggi, misalnya saja pneumonia dan Bronkitis. Bukan hanya itu, flu juga mempengaruhi perkembangan bayi misalnya persalinan prematur atau berat badan lahir bayi rendah.

Untuk mengobati flu pada ibu hamil secara alami, ibu bisa mengonsumsi air putih, jus, atau mengonsumsi permen yang bisa melegakan tenggorokan serta cukup dalam beristirahat. Jika mengalami hidung tersumbat, sebaiknya ibu hamil menggunakan alat air humidifier atau pelembab udara dalam ruangan, atau bisa juga dengan mandi menggunakan air hangat. Dan jika ibu hamil mengalami flu yang di sertai batuk, ibu hamil bisa mengonsumsi sup hangat, dan berkumur dengan air hangat yang di beri sedikit garam. Cara ini terbilang ampuh untuk menghindari infeksi Atau peradangan pada tenggorokan dan mampu meredakan hidung tersumbat.

Jika berbicara bagaimana mengatasi Flu pada ibu hamil Muda, apakah dengan obat atau dengan cara alami, sebaiknya ibu hamil mengatasinya dengan cara alami. Karena sangat tidak disarankan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi obat flu terutama pada usia kehamilan 12 minggu pertama. Dimana pada usia tersebut, merupakan waktu atau masa penting bagi perkembangan organ vital pada bayi. Bahkan menurut sebagian dokter, tidak dianjurkan ibu hamil mengonsumsi obat flu hingga usia kehamilan mencapai usia 28 minggu.

Adapun beberapa jenis obat flu untuk ibu hamil yang aman, adalah obat yang meringankan salah satu gejala saja, hindari mengonsumsi obat yang dapat mengatasi beberapa gejala dalam sekaligus.  Jika ingin meredakan demam, ibu bisa mengonsumsi parasetamol. Dan untuk mengatasi gejala flu lainnya seperti bersin-bersin, batuk, sakit kepala, hidung tersumbat dan lain sebagainya, sebaiknya ibu hamil mengonsultasikannya kepada dokter langganan guna menghindari efek samping yang mungkin terjadi.

No comments:
Write comments